Mengenal 49 jenis penyakit kritis yang ditanggung Allianz

Asuransi Allianz memiliki 3 jenis rider/ manfaat penyakit kritis yang dapat ditambahkan di produk asuransi jiwa nya yaitu CI, CI+ dan CI100. Jika anda ingin mendapatkan pertanggungan atas kondisi penyakit kritis, maka anda tidak dapat hanya membeli manfaat penyakit kritisnya saja namun anda juga harus membeli asuransi jiwa Allianz sebagai produk dasar. Manfaat penyakit kritis bisa ditambahkan ke dalam produk asuransi jiwa dasar ini.

Bayangkan anda mau asuransi yang seperti apa, yang memberikan perlindungan apa saja, trus anda pingin nya premi nya berapa per bulan, berapa besar uang pertanggungan kematian atau sakit kritis yang anda inginkan jika terjadi klaim nantinya. Semuanya itu dapat anda konsultasikan kepada saya. Saya akan menyusun dan membuat proposal ilustrasi asuransi Allianz yang disesuaikan dengan kebutuhan anda.

Oleh sebab itu, produk asuransi Allianz yang akan saya tawarkan akan berbeda beda antara nasabah yang satu dengan nasabah yang lain. Sebab kebutuhan setiap orang itu berbeda. Ada nasabah yang minta ke saya utk memaksimalkan manfaat asuransi jiwa nya saja tanpa perlu mengambil manfaat sakit kritis. Ada juga nasabah yang meminta utk dimaksimalkan manfaat penyakit kritis nya maupun manfaat cacat tetap totalnya. Ada juga nasabah yang hanya butuh asuransi jiwa yang besar disaat anak anak nya masih kecil sedangkan apabila jika anak anak nya sudah dewasa dan sudah bekerja, proteksi asuransi jiwa nya tidak perlu sebesar itu lagi seperti pada saat anaknya masih kecil.

Jadi beragam kebutuhan setiap orang mengakibatkan beragam pula kebutuhannya akan asuransi. Sudah menjadi tugas saya untuk menemukan apa yang menjadi kebutuhan dari setiap nasabah dan saya akan mencoba untuk menawarkan jenis asuransi Allianz yang paling sesuai dengan yang mereka cari.

Manfaat penyakit kritis Allianz CI dan CI+ hampir mirip karena sama sama menanggung sebanyak 49 kondisi penyakit kritis. Sedangkan CI100 menanggung sebanyak 100 kondisi penyakit kritis. Asuransi penyakit kritis CI dan CI+ tidak memiliki survivor period (masa bertahan hidup) sehingga apabila seseorang terkena serangan jantung pertama dan kemudian langsung meninggal dunia di tempat, ahli waris dari si tertanggung akan mendapatkan uang santunan (UP) penyakit kritis ditambah dengan uang santunan (UP) kematian.

Sedangkan asuransi penyakit kritis CI100 memiliki survivor period (masa bertahan hidup) selama 7 hari sehingga ketika si tertanggung terdiagnosa salah satu 100 kondisi sakit kritis, dia mesti menunggu dan bertahan hidup selama 7 hari dahulu sebelum dia dapat melakukan klaim. Jadi masing masing dari produk manfaat penyakit kritis Allianz baik CI, CI+ maupun CI100, sama sama menawarkan beragam manfaat yang berbeda. Tergantung pada nasabah, mana yang dipilih sesuai dengan kebutuhannya masing masing.

Adapun 49 jenis penyakit kritis yang ditanggung oleh CI maupun CI+ Allianz adalah :

1. Serangan Jantung Pertama
2. Stroke
3. Operasi Jantung Koroner
4. Operasi Penggantian Katup Jantung
5. Kanker
6. Gagal Ginjal
7. Kelumpuhan
8. Multiple Sclerosis
9. Transplantasi Organ Vital Tubuh
10. Penyakit Alzheimer/Gangguan Otak Organik Degeneratif yang tidak dapat pulih kembali.
11. Koma
12. Penyakit Parkinson
13. Terminal Illness
14. Penyakit Paru-paru Kronis/Tahap Akhir
15. Penyakit Hati Kronis
16. Penyakit Motor Neuron
17. Muscular Dystrophy
18. Anemia Aplastis
19. Operasi Pembuluh Aorta
20. Hepatitis Fulminant
21. Pulmonary Arterial Hypertension Primer
22. Meningitis Bakteri
23. Tumor Otak Jinak
24. Radang Otak
25. Luka Bakar
26. Poliomyelitis
27. Trauma Kepala Serius
28. Apallic Syndrome
29. Penyakit Jantung Koroner Lain Yang Serius
30. Angioplasti dan penatalaksanaan invasif lainnya untuk Penyakit Jantung Koroner
31. Lupus Eritematosus Sistemik (Systemic Lupus Erythematosus)
32. HIV Yang didapatkan melalui Transfusi Darah dan Pekerjaan
33. Tuli (Hilangnya fungsi Indra pendengaran)
34. Bisu (Kehilangan Kemampuan Bicara)
35. Kebutaan
36. Skleroderma progresif
37. Penyakit Kista Medullary
38. Cardiomyopathy
39. Aneurisma Pembuluh Darah Otak Yang Mensyaratkan Pembedahan
40. Terputusnya Akar -Akar Syaraf Plexus Brachialis
41. Stroke Yang Memerlukan Operasi Arteri Carotid
42. Operasi Scoliosis Idiopatik
43. Pankreatitis Menahun Yang Berulang
44. Penyakit Kaki Gajah Kronis
45. Hilangnya Kemandirian Hidup
46. Kematian Selaput Otot atau Jaringan (Gangrene)
47. Rheumatoid Arthritis Berat
48. Colitis Ulterative Berat (Cronh’s disease)
49. Penyakit Kawasaki Yang Mengakibatkan Komplikasi Pada Jantung

Asuransi Sakit Kritis UP 1 Milyar Mulai Dengan Premi 300rb / Bulan

Sebuah survei yang dimuat di Harian Kompas menyebutkan bahwa 85% pasien kanker dan keluarga bangkrut. Mengapa? Karena saking besarnya biaya untuk pengobatan dan perawatan kanker, bisa mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Bahkan para artis terkenal yang sepertinya banyak uang pun tak kebal dari kebangkrutan ketika terpaksa harus mengalami penyakit berat semacam kanker dan penyakit kritis lainnya. Ada yang harus menggelar konser musik untuk menggalang sumbangan, ada yang harus menjual rumah dan mobil, ada yang sampai bercerai dengan pasangan, bahkan ada yang saldo ATM-nya tinggal 37 ribu (tidak bisa ditarik sama sekali), plus masih dikejar-kejar penagih utang.

Jika para artis saja bisa bangkrut, bagaimana dengan kita?

Jangan lupa, dampak penyakit kritis bukan hanya soal biaya berobat di rumah sakit, tapi juga bisa mengurangi kemampuan bekerja. Jika ini terjadi pada pencari nafkah dalam keluarga, berarti keluarga tsb kehilangan sumber penghasilan.

Nah, jika besok atau lusa dokter mendiagnosa suatu penyakit yang butuh biaya ratusan juta sampai miliaran, siapkah kita dan keluarga kita?

Jika akibat penyakit berat tersebut membuat kita kehilangan produktivitas dan penghasilan, siapkah kita dan keluarga kita? 

Solusi: Asuransi Penyakit Kritis dari Tapro Allianz

Jika belum siap, jangan khawatir. Ada solusinya dari Allianz, penyedia asuransi penyakit kritis terbaik dan termurah di Indonesia, melindungi hingga 100 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal sampai usia 100 tahun. Syaratnya, anda mengambil program ini selagi masih sehat dan punya uang.

Dengan program ini, anda tidak perlu merogoh uang 1 miliar saat dibutuhkan, tapi cukup dengan mencicil mulai sekarang premi 300 ribu per bulan (tergantung usia dan jenis kelamin), maka anda telah menyiapkan uang tunai untuk biaya penyakit kritis sebesar 1 miliar.

Ada dua produk asuransi penyakit kritis yang disarankan. Keduanya merupakan rider (asuransi tambahan) pada produk asuransi jiwa unit-link Smarlink Flexi Account Plus. Anda boleh mengambil salah satu saja atau sekaligus dua-duanya.

  1. CI+: Menanggung 49 penyakit kritis tahap lanjut dengan masa perlindungan sd usia 70 tahun.
  2. CI100: Merupakan pengembangan dan perluasan dari CI+, menanggung 100 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal sampai tahap yang paling parah, bisa diambil mulai usia 5 tahun dengan maca perlindungan sd usia 100 tahun.

CI+ maupun CI100 memiliki masa tunggu 90 hari dari tanggal disetujuinya polis atau dari tanggal pemulihan polis. Jadi, waktu terbaik memiliki produk ini adalah 3 bulan yang lalu. Tapi jika sekarang masih sehat, semoga belum terlambat.

Tabel Premi Asuransi Penyakit Kritis

 tabel-premi-ci-1m-dengan-payor-benefit

tabel-premi-ci-1m-tanpa-payor-benefit

Catatan:

  • UP penyakit kritis (CI+ dan CI100) bisa diambil maksimal 5 kali UP jiwa. Jadi, untuk mendapatkan UP penyakit kritis 1 miliar, UP jiwanya minimal 200 juta.
  • Untuk melengkapi perlindungan, bisa ditambahkan rider Payor Benefit, yang memberikan pembebasan premi jika pembayar premi mengalami 1 dari 49 penyakit kritis atau cacat tetap total. Jadi, selain mendapat uang pertanggungan penyakit kritis sebesar 1 miliar, pembayaran polis juga dibebaskan sd usia 65 tahun.
  • Tabel premi di atas adalah untuk pria/wanita tidak merokok dan pekerjaannya tergolong tidak berisiko tinggi. Jika merokok (khusus CI100) atau pekerjaan berisiko (CI+ dan CI100), preminya akan lebih tinggi.

Kelebihan Asuransi Penyakit Kritis dari Allianz

  1. Menanggung hingga 100 kondisi penyakit kritis (Ci100)
  2. Menanggung mulai tahap awal (early stage) (Ci100)
  3. Masa perlindungan hingga usia 100 tahun (CI100)
  4. Klaim tidak mengurangi UP jiwa (CI+ dan CI100)
  5. Syarat survival period paling singkat. Tanpa survival period untuk CI+ dan 7 hari untuk CI100.
  6. Premi dan biaya asuransi paling murah dibanding produk sejenis di pasaran.
  7. UP penyakit kritis bisa diambil hingga 5 kali dari UP jiwa. Cocok untuk anak-anak, lajang, dan ibu rumah tangga yang secara teori tidak terlalu membutuhkan UP jiwa yang besar.

Ilustrasi Asuransi Penyakit Kritis

cth-sakit-kritis-anak-1m

Ilustrasi Tapro dengan rider CI100 1M untuk anak usia 5 tahun. Premi 300 ribu per bulan.

Ilustrasi di atas adalah untuk anak usia 5 tahun. Selain CI100 UP 1M, polis juga dilengkapi UP jiwa sebesar 200 juta dan fasilitas bebas premi jika pembayar premi (ayah) mengalami 1 dari 49 penyakit kritis atau cacat tetap total.

Bagaimana dengan ayahnya?

Jika ayahnya usia 30 tahun, preminya cukup 400 ribu per bulan jika pakai CI+ (49 penyakit kritis) dan 600 ribu per bulan jika pakai CI100 (100 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal) dengan nilai sebesar 1M. Selain itu dilengkapi UP jiwa 200 juta plus fasilitas bebas premi jika mengalami 1 dari 49 penyakit kritis atau cacat tetap total.

cth-sakit-kritis-ci

Ilustrasi Tapro dengan rider CI+ 1M utk pria usia 30 tahun, premi 400 ribu per bulan.

cth-sakit-kritis-ci100

Ilustrasi Tapro dengan rider CI100 1M utk pria usia 30 tahun, premi 600 ribu per bulan.

Catatan:

  • Ilustrasi dibuat dengan memaksimalkan proteksi sehingga nilai investasinya minim.
  • Jika ingin nilai investasi lebih besar, disarankan menambahkan top up berkala, minimal 100 ribu per bulan, maksimal 3 kali premi berkala.

Untuk informasi lanjut bisa menghubungi saya atau yang ingin mengajukan ilustrasi asuransi bisa isi FORM ini.

Bagi Anda yang berminat jadi agen, silahkan daftarkan diri Anda di Link berikut.

Salam Hangat,

Erwin

HP/WA : 08557895677
BBM : 7D3399F1

Email : erwin80@gmail.com

Mengenal Beberapa Manfaat Asuransi Terkait Kesehatan

asuransi-allianz-2

Asuransi kesehatan, selain menanggung biaya rawat jalan dan rawat inap, ternyata juga menyediakan berbagai manfaat lain. Apa saja? Baca selengkapnya.

Saat ini dengan kehadiran BPJS, semakin banyak masyarakat yang menggunakan asuransi kesehatan, karena memang manfaatnya betul-betul terasa di tengah tingginya biaya perawatan kesehatan. Selain dari asuransi kesehatan yang biasanya menanggung biaya rawat jalan dan rawat inap, ternyata ada juga berbagai manfaat lain yang disediakan oleh asuransi kesehatan. Nah, berikut ini kita kenali sedikit lebih jauh beberapa jenis yang umum ditawarkan.

Umumnya, untuk memberi perlindungan atas risiko keuangan yang ditimbulkan untuk perawatan dan pengobatan, maka seseorang akan membeli asuransi kesehatan. Sedangkan untuk memberi perlindungan atas risiko keuangan keluarga atas risiko kehilangan sumber penghasilan utama (kepala keluarga) akibat meninggal dunia, maka seseorang akan membeli asuransi jiwa. Namun demikian, produk asuransi jiwa juga menyediakan manfaat tambahan yang berkaitan dengan manfaat asuransi kesehatan.

Untuk produk asuransi kesehatan, manfaat utama dari asuransi kesehatan biasanya disajikan dalam bentuk tabel manfaat sesuai rencana (plan) yang dapat dipilih oleh pemegang polis untuk tertanggung. Masing-masing plan akan memiliki batas pertanggungan yang berbeda-beda. Misalnya, kita memilih plan dengan ketentuan biaya kamar rawat inap sebesar Rp 750.000 per hari, maka manfaat lainnya seperti biaya dokter, biaya obat-obatan dan manfaat lainnya akan sesuai dengan limit tersebut. Perlu diingat, pemilihan besarnya plan juga akan mempengaruhi pada jumlah premi yang harus dibayar pemegang polis.

Sementara itu, untuk pemegang polis asuransi jiwa dapat memiliki manfaat tambahan (rider) yang berkaitan dengan kesehatan dengan membayar sejumlah premi tambahan. Rider yang memiliki manfaat hampir sama persis dengan asuransi kesehatan murni biasanya dikenal dengan manfaat hospital & surgicalManfaat ini memberikan penggantian atas biaya yang dikeluarkan tertanggung untuk rawat jalan maupun rawat inap serta pembedahan. Manfaat ini seringkali menjadi pilihan utama ketika seseorang membeli manfaat tambahan asuransi jiwa, apalagi saat ini hampir seluruh perusahaan asuransi menawarkan fasilitas cashless di rumah sakit yang telah bekerja sama.

Lalu ada juga rider yang disebut hospital cash plan yang memberikan manfaat berupa santunan atas perawatan harian selama tertanggung dirawat di rumah sakit. Jumlah santunan harian ini jumlahnya tetap sesuai dengan nilai santunan yang sudah ditentukan. Misalnya, manfaat santunan yang didapat sebesar Rp 300.000 per hari, maka apabila Tertanggung dirawat di rumah sakit selama 10 hari, total santunan yang didapat oleh Tertanggung adalah Rp 300.000 x 10 hari adalah Rp 3.000.000. Untuk mendapatkannya, tertanggung dapat melakukan penggantian biaya (reimbursement) dengan menunjukkan bukti salinan tagihan rumah sakit yang telah dilegalisir oleh pihak rumah sakit.

Yang terakhir, meskipun sifatnya bukan untuk memberikan penggantian biaya, tetapi ada juga manfaat tambahan berupa perlindungan kondisi penyakit kritis di mana perusahaan asuransi akan memberikan Uang Pertanggungan (UP) apabila Tertanggung didiagnosa mengidap salah satu kondisi penyakit kritis. Saat ini perlindungan terhadap penyakit kritis dapat dimulai dari kondisi awal terdiagnosa dan klaim dapat diajukan beberapa kali berdasarkan kondisi atau tahapan dari suatu penyakit kritis.

Informasi di atas berguna agar kita dapat mensinergikan berbagai manfaat asuransi terkait kesehatan yang tersedia, sehingga manfaat yang dirasakan akan menjadi optimal dan saling melengkapi.

Sumber : http://jurnal.allianz.co.id/detail-jurnal/Mengenal-Beberapa-Manfaat-Asuransi-Terkait-Kesehatan-240

Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner adalah suatu kondisi dimana pembuluh darah arteri koroner yang menyuplai darah ke otot-otot jantung menjadi terhambat oleh karena penumpukan plak yang terdiri dari lemak, kalsium dan jaringan parut didalam arteri tersebut. Sedangkan otot jantung (miokardium) mendapat oksigen dan nutrisi lain yang dibutuhkan untuk memompa darah melalui arteri koroner.

Ketika plak menumpuk di dalam arteri, kondisi ini disebut aterosklerosis. Penumpukan plak terjadi selama bertahun-tahun, sedikit-sedikit lama-lama benar-benar menghambat.

pjk

Plak dapat mempersempit arteri sehingga jantung tidak mendapatkan cukup darah. Pada taraf tertentu hal ini akan memperlambat aliran darah sehingga timbullah gejala serangan jantung yang ditandai dengan nyeri dada, atau dikenal dengan istilah medis sebagai Angina Pektoris.

Jika plak menghambat aliran darah sepenuhnya, maka dapat menimbulkan serangan jantung hingga otot-otot jantung menjadi rusak (infark miokard) atau gangguan irama jantung yang fatal (serangan jantung mendadak).

Baca lebih lanjut

Punya Asuransi Kesehatan (askes) Sesuai Tagihan, Masih Perlukah Asuransi Penyakit Kritis?

Sekarang ini banyak program asuransi kesehatan (askes) yang membayar biaya pengobatan sesuai tagihan rumah sakit. Di Allianz pun sejak Agustus 2014 lalu telah diluncurkan produk SmartMed Premier, program askes yang membayar klaim sesuai tagihan dengan limit tahunan 6 miliar. (Info Lengkap SmartMed Premier silahkan klik LINK ini.

Artinya, berapa pun biaya yang ditagihkan rumah sakit, untuk penyakit kritis sekalipun, akan dibayar sepenuhnya oleh Allianz, selama tidak melebihi 6 miliar. 

Bagus? Tentu saja.

Pertanyaannya, jika kita sudah memiliki produk askes yang membayar klaim sesuai tagihan semacam itu, apakah kita masih perlu mengambil asuransi penyakit kritis?

Jawabannya adalah PERLU .
Baca lebih lanjut

5 Jenis Penyakit Jantung Yang Berbahaya

Penyakit jantung adalah salah satu musuh paling menakutkan dan tidak bisa diremehkan keberadaannya. Sudah tahu jenis penyakit jantungnya?

Penyakit jantung adalah salah satu musuh paling menakutkan dan tidak bisa diremehkan keberadaannya. Organisasi kesehatan dunia (WHO) mencatat bahwa penyakit jantung merupakan penyakit pembunuh nomor satu, yang telah merenggut jutaan nyawa di berbagai belahan dunia. Sekitar 80% angka kematian akibat penyakit kardiovaskular ini ada di negara berkembang dan negara berpenghasilan rendah.

Bak Kasmaran, 5 Kanker Tak Pernah Bosan Meminang Wanita

Hingga saat ini kanker masih menjadi salah satu penyakit mematikan khususnya bagi wanita. Terlebih menurut Sujana Movva, MD dari WebMD Foundation menjelaskan bila wanita memiliki risiko lebih besar terkena kanker. Hal ini karena jenis kanker yang menyerang kaum hawa lebih beragam jika dibandingkan kanker yang sering menimpa pria. Berikut lima jenis kanker yang tak pernah bosan menghampiri setiap wanita.

Baca lebih lanjut