Testimoni Klaim Allianz 10M

Nasabah usia 47 thn masuk Allianz dgn premi pertahun 200 jt dan waktu Masuk sehat, kena medical tipe E dikarenakan UP besar dan diterima oleh Allianz dgn hasil kondisi medical sehat.

Polis baru berjalan 8 bulan ketika di Mei 2018 terkena kanker Lever mendadak stadium 3 dan claim CI dibayar 2 Milyar

Dan awal Sep Nasabah meninggal dan awal Oktober Ahli waris mendptkan claim 8,5 M, sehingga Nasabah terima total 10,5 M lebih

Semoga claim ini bisa bantu nasabah dan keluarga yg ditinggalkan 🙏

Dahsyat Allianz
Thank u Allianz 👍

Iklan

Bukti Klaim Operasi Katup Jantung

Begitu banyak Allianz bayar klaim Sakit Kritis

Sharing dari salah satu Bisnis partner

Bukti Bayar Claim Operasi Penggantian Katup Jantung nasabah kami. 
Puji Tuhan akhirnya klaim nasabah kami disetujui Allianz, semoga dana dr Allianz bisa meringankan beban nasabah.

Usia 40 tahun, karna bakteri menyerang katup jantung, sehingga harus operasi ganti katup jantung.
Beliau jg tidak menyangka dirinya bisa sakit spt ini, karna bukan perokok n peminum berat jg, rajin olahraga.
Namun apa daya, sakit tidak pernah permisi.

Bersyukur juga kondisi nya sudah semakin membaik.

Thank you to Allianz, proses claim jg cepat, dokumen sampai di jakarta 6 sept 2018, hari ini 25 sept 2018 , claim nya sudah disetujui. Dihitung hanya 13 hari kerja (potong sabtu minggu dan hari libur) claim 1 Milyard sdh disetujui Allianz.

Proud to be part of Allianz.

Untuk manfaat CI100 bisa baca di LINK berikut dan Flexi CI (sakit kritis terbaru) di LINK berikut.

Untuk informasi lanjut bisa menghubungi saya atau yang ingin mengajukan ilustrasi asuransi bisa isi FORM ini.

Bagi yang tertarik untuk menjalankan Bisnis Asuransi silahkan klik LINK berikut.

Salam Hangat,

Erwin

HP/WA : 08557895677
Email : erwin80@gmail.com

Bukti Klaim Sakit Kritis Tahap Awal Terbaru

Yang terbaru dari Allianz Bali denpasar.

Sekali lagi Allianz membuktikan Claim Carcinoma insitu intermediate stage.
Antara sedih dan juga senang…
Sedih karena Nasabah tercinta iseng ngecek kesehatan eehh dokter vonis carcinoma insitu.

https://www.alodokter.com/mengenal-carcinoma-in-situ-stadiu…

Namun Tuhan punya rencana, puji Tuhan msh di awal stage nya sudah ketahuan.
Ambil tindakan operasi dan proses claimnya.
Tgl 27 agust kirim dokumen,tgl 29 agust diterima.

Dan dapat surat dr dept claim jkt,tgl 14 sept 2018
Dan ternyata tgl 14 sept itu pula Nasabah sdh trima uangnya. Woow cepat banget ya ini bukan ratusan loh tp 2 Milyard lebih.

Senang karena nasabah dapat melanjutkan berobatnya dgn Uang dr allianz.
Total 2 polis Rider CI100
Rp. 2.001.259.686
Usia polis 5 tahun dan 3 tahun.

Siapa bilang claim sakit kritis harus tunggu sampai kritis tis tis baru claim cair?
Ini Allianz proteksiku,mana proteksimu.

Ada yg kemarin blg ke saya..dapat uang banyak tp sakit ya ga mau lah.
Dan saya jawab,iya memang pasti ga ada yg mau itu. Mending milih ga sakit deh.

Tapi Daripada Sakit Ga Ada Uang Hayooo
Trus pakai uang siapa dong?
Donasi? Pinjam ?
Manusia tidak kebal dari sakit,kec,cacat,meninggal,tua…jadi bisakah memilih yg mana kenanya??

Yuk mari sadar asuransi dan selagi masih sehat dan mampu bekerja Berasuransilah.

Dan dgn seijin nasabah jg,nama nasabah boleh ditampilkan jg.
Terima kasih cece…selalu sehat dan sehat amin.

Untuk manfaat CI100 bisa baca di LINK berikut dan Flexi CI (sakit kritis terbaru) di LINK berikut.

Untuk informasi lanjut bisa menghubungi saya atau yang ingin mengajukan ilustrasi asuransi bisa isi FORM ini.

Bagi yang tertarik untuk menjalankan Bisnis Asuransi silahkan klik LINK berikut.

Salam Hangat,

Erwin

HP/WA : 08557895677
Email : erwin80@gmail.com

Klaim Sakit Kritis dan Mening

Lagi² allianz tepati janji bayar claim nasabah…..semoga membantu keluarga….
1. Sakit kritis 275 juta
2. Meninggal 275 juta

Bagaimana jika anda sebagai keluarga tersebut, dan tidak memiliki uang proteksi ?????

Mari proteksi penghasilan anda sekarang juga….

#allianz
#allianzproteksiku
#allianzthebestforbetterfuture

ASURANSI KESEHATAN: Produk Cash Plan Rawan Penipuan

JAKARTA —Pelaku asuransi dihimbau untuk menghentikan sementara pemasaran atau mengurangi nilai atau besaran manfaat produk asuransi kesehatan dengan skema hospital cash plan di tengah maraknya aksi penipuan atau fraud oleh pelaku yang diindikasikan telah terorganisir. n

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu mengatakan terjadi peningkatan jumlah laporan terkait aksi penipuan tersebut kepada asosiasi. Hingga saat ini, jelasnya, sudah lebih dari 10 pelaku asuransi yang memasarkan produk tersebut telah melaporkan kejadian serupa.

Dalam kasus yang diindikasikan fraud, jelasnya, tertanggung dibelikan produk asuransi kesehatan oleh oknum tertentu yang masih merupakan kerabatnya. Kemudian, tertanggung dengan sengaja mengkonsumsi makanan kadaluarsa sehingga bisa masuk perawatan rumah sakit dan dirawatinap dalam jangka waktu tertentu.

Dengan demikian, kata Togar, tertanggung akan menerima klaim asuransi kesehatan dengan skema hospital cash plan dengan nilai pertangunggan relatif besar, yakni dari Rp1,5 juta – Rp3 juta per hari.

“Misalnya, saudara, teman, bahkan orang tua diberi asuransi dan disuruh minum susu basi sehingga masuk rumah sakit dan dirawat satu sampai dua minggu. Ini bukan hanya satu atau dua orang, ini sudah terorganisir dan mengkhawatirkan seperti mafia,” ungkapnya kepada Bisnis, Senin (18/9).

Secara umum, produk proteksi kesehatan yang ditawarkan asuransi, baik asuransi jiwa maupun asuransi kerugian atau umum terbagi atas dua jenis. Pertama, asuransi kesehatan yang menawarkan skema hospital benefit.

Produk ini secara mendasar dijalankan dengan prinsip indemnity atau ganti rugi sehingga manfaat asuransi diberikan melalui sejumlah paket atau plan, mulai dari biaya obat, dokter, hingga biaya rawat inap sesuai kelasnya, yang dipilih sejak awal.

Dengan begitu, penggantian kerugian dari produk dengan skema hospital benefit umumnya dilakukan nontunai sebab tidak melalui proses reimbursement dan dibayarkan oleh asuransi sesuai nilai yang tertera pada kuitansi tertanggung.

SANTUNAN

Sementara itu, produk lainnya adalah asuransi kesehatan dengan skema hospital cash plan. Produk ini sebenarnya bersifat santunan sehingga memberikan manfaat berupa biaya pengganti sesuai dengan jumlah hari perawatan atau tindakan tertentu.

Dengan besaran nilai penggantian yang ditetapkan di awal, klaim produk asuransi ini umumnya dilakukan secara reimbursement.

Skema inilah yang ternyata membuka peluang bagi nasabah asuransi jiwa untuk melakukan kecurangan.

Togar mengatakan AAJI saat ini menghimbau asuransi jiwa yang memasarkan produk tersebut untuk melakukan dua hal. Pertama, jelasnya, nilai manfaat dari produk tersebut sebaiknya diturunkan.

“Jadi, jangan lagi di atas satu juta, tetapi sekitar Rp500.000 atau Rp200.000 per hari. Meski, memang produknya jadi tidak menarik,” ungkapnya.

Kedua, sambung dia, AAJI berharap para pelaku asuransi untuk sementara tidak memasarkan produk tersebut hingga kondisi lebih terkendali. Dia mengatakan asosiasi meyakini kedua imbauan itu bakal mampu mengantisipasi dan meredam aksi penipuan yang tengah marak tersebut.

Di sisi lain, dia menilai problem ini juga menunjukkan kepada masyarakat bahwa dalam proses klaim asuransi, perusahaan tidak melulu salah. “Ini contoh pelanggan juga bisa nakal,” ungkapnya.

Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Dadang Sukresna juga mengakui masih adanya indikasi aksi penipuan dalam pemanfaatan layanan jasa asuransi kesehatan. Menurutnya, aksi penipuan dalam klaim asuransi kesehatan dengan skema hospital cash plan paling mudah dilakukan.

“Sebetulnya sudah ada beberapa perusahaan asuransi anggota yang melaporkan adanya fraud. Ini harus menjadi perhatian,” ungkapnya kepada Bisnis.

Dadang menilai dampak aksi penipuan ini kian membesar bagi industri asuransi. Oleh karena itu, Dadang mengatakan aksi fraud ini akan menjadi salah satu tema yang akan dibahas dalam ajang 23rd Indonesia Rendevous yang diselenggarakan AAUI pada awal Oktober nanti.

Dia berharap pembahasan tema itu dapat memberikan gambaran dan solusi kepada pelaku, regulator dan pasar asuransi internasional terkait praktik penyimpangan tersebut. “Makanya, fraud ini menjadi salah satu topik. Kita mesti bersama memerangi fraud,” tegas Dadang.

Pelaku asuransi telah mengidentifikasi sejumlah oknum atau pihak yang diduga kuat melakukan aksi penipuan atau fraud dalam klaim produk asuransi kesehatan dengan skema hospital cash plan.

Direktur PT Asuransi Sinar Mas (ASM) Dumasi M.M. Samosir mengakui praktik penipuan dalam klaim asuransi kesehatan itu memang masih terjadi hingga saat ini. Umumnya, jelas dia, oknum tersebut membeli produk asuransi individual.

“Biasanya dilakukan oleh pembeli polis direct dan online,” ungkapnya kepada Bisnis, Selasa (19/9).

Dumasi mengatakan ASM telah memasarkan produk asuransi kesehatan dengan skema tersebut sejak 1990. Pihaknya kala itu mulai menjual produk melalui kartu kredit Bank Internasional Indonesia.

Sejumlah polis dari produk asuransi yang dipasarkan saat itu pun masih bertahan hingga saat ini. Hingga saat ini, jelasnya, ASM telah memiliki 10 jenis produk asuransi kesehatan hospital cash plan.

“Kalau pemegang kartu kredit sejauh ini jarang sekali yang melakukan tindakan penipuan sejenis,” ungkapnya.

Dumasi menjelaskan ASM telah memiliki prosedur standar operasional dalam menangani indikasi fraud dalam klaim asuransi. Langkah itu memungkinkan pihaknya untuk lebih awal menindak dan mengantisipasi upaya penipuan.

Sejauh ini, jelasnya, aksi penipuan klaim asuransi kesehatan seperti ini marak dilakukan oleh pelaku asal Surabaya, Jawa Timur. Teranyar, Dumasi mengatakan jaringan itu meluas hingga ke Medan, Sumatera Utara.

“Jadi, kami memang buat kriteria khusus dalam menganalisa klaim-klaim dari Surabaya. Yang terakhir ini mereka buat jaringan ke Medan juga, tetapi orang-orangnya sebenarnya yang dari Surabaya itu,” ungkapnya.

Sumber : http://kalimantan.bisnis.com/read/20170920/445/691392/asuransi-kesehatan-marak-penipuan-asuransi-hati-hati-pasarkan-cash-plan-