Tips Memilih Jasa Asuransi

asuransi-kesehatan-slide-e1442050134727

Jasa asuransi akan bermanfaat ketika kita mengalami hal-hal yang tidak terduga seperti kecelakaan, sakit, atau biaya pendidikan anak serta kehilangan, tentu kita akan sangat kerepotan.  Bahkan banyak dari kita yang bingung terutama dari segi finansial, secara tidak langsung inilah fungsi dari asuransi yang akan memberikan kita bantuan, perlindungan menyangkut hal-hal yang mungkin terjadi di masa depan terutama masalah dana atau keuangan.

Namun anda juga harus berhati-hati serta selektif dalam memilih jasa asuransi. Karena banyak jasa asuransi yang hanya memberikan janji palsu semata, dengan cara menolak klaim asuransi ketika nasabah sedang tertimpa musibah, hal ini tentu sangat merugikan.  Banyak cara yang bisa anda lakukan sebelum melakukan pendaftaran pada jasa asuransi, semuanya kami rangkum dalam 5 tips memilih jasa asuransi:

  • Pilih asuransi  sesuai kebutuhan

Anda harus menentukan prioritas saat memilih asuransi.  Ada banyak sekali jenis asuransi, asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi kematian, asuransi pendidikan, asuransi aset, bahkan asuransi mobil.  Jika ingin menjamin dana pendidikan untuk anak di masa depan, maka pilih asuransi pendidikan.  Jika kesehatan dirasa sangat penting masa pilih asuransi kesehatan.  Asuransi sebagai ladang cadangan yang akan membantu anda, jangan sampai ladang tersebut justru tidak bermanfaat bagi anda nantinya.

  • Bayar premi sesuai kemampuan

Premi atau iuran yang harus anda bayarkan kepada jasa asuransi juga harus anda cermati.  Sesuaikan dengan kemampuan anda serta pendapatan anda dalam sebulan.  Jangan sampai justru premi yang harus anda keluarkan akan memberatkan anda dan menjadi beban tersendiri.  Tidak hanya itu, premi yang terlalu besar juga akan membuat kebutuhan anda di luar itu menjadi terganggu.

  • Pilih jasa asuransi legal

Jasa asuransi yang saat ini bagai jamur di musim hujan juga harus anda cermati dengan benar.  Jangan sampai tergiur dengan keuntungan yang ditawarkan anda sampai melupakan keamanan anda sendiri.  Pilih jasa asuransi yang legal dan diakui oleh pemerintah.  Cek juga reputasi atau rekam jejaknya dengan mencari berita terkait.  Pelajari juga bagaimana cara pengajuan klaim atau penarikan jasa asuransi tersebut.

  • Pilih jenis polis asuransi

Pelajari apa saja yang ditanggung oleh jasa asuransi.  Polis yang diajukan jasa asuransi harus anda simak dengan benar, bila perlu tanya rekan atau kenalan anda yang sebelumnya sudah pernah memiliki asuransi.  Hal itu agar semua manfaat asuransi yang anda harapkan, benar-benar bisa anda rasakan nantinya.  Biasanya jenis polis disesuaikan oleh besarnya yang anda bayarkan tiap bulan.   Logikanya semakin banyak tabungan yang anda simpan, tentu makin banyak hal yang bisa anda dapatkan dengan tabungan tersebut.

  • Cek syarat dan ketentuan saat mendaftar

Teliti kembali apa saja syarat serta ketentuan yang ditetapkan oleh pihak asuransi.  Bila perlu bawa pulang formulir pengajuan asuransi ke rumah dan diskusikan dengan keluarga.  Terkadang ada penyesalan sebagian orang yang terlalu terburu-buru mengiyakan syarat dan ketentuan tanpa konsultasi dengan keluarga.

 

Asuransi adalah bentuk perlindungan yang diharapkan akan memberikan manfaat di masa depan.  Karenanya jangan sampai salah dalam memilih jasa asuransi yang tepat dan sesuai kebutuhan.  Berkaca dari banyak kasus ditolaknya klaim asuransi karena alasan yang tidak logis, disinilah kita sebagai konsumen harus berhati-hati dalam memilih jasa asuransi yang tepat.  Tentu anda sudah siap untuk mendaftarkan diri, karena  anda sudah membaca  5 tips memilih jasa asuransi.

Manfaat Uang Pertanggungan Asuransi Jiwa

Hingga kini masih banyak orang yang kurang memahami apa fungsi uang pertanggungan asuransi jiwa sehingga banyak orang yang enggan membeli produk keuangan tersebut.

6f45ee6f4eac402a9f338c84db4c7ab6

Selain kurang memahami, banyak orang juga tidak mau belajar mengenai produk keuangan yang memang rumit itu. Di sisi lain, penjual asuransi tidak menjelaskan berdasarkan kebutuhan calon kliennya, hanya menjelaskan berdasarkan kacamata dan kepentingan si penjual sehingga klien merasa tidak memerlukan produk tersebut.

Padahal, jika dijelaskan sesuai kebutuhan si calon klien, tentunya klien akan memahami manfaat uang pertanggungan asuransi jiwa tersebut. Ketika kepala keluarga, sebagai pencari nafkah utama apalagi sebagai pencari nafkah tunggal, meninggal, tentu beban keluarga menjadi sangat berat.

Tidak ada lagi pencari nafkah yang menyediakan pemasukan setiap bulan untuk keluarga. Uang pertanggungan asuransi dapat mengatasi kendala ini.

Ada beberapa manfaat yang didapatkan dari uang pertanggungan asuransi, di antaranya adalah sebagai uang untuk membayar biaya duka. Ketika seseorang meninggal, diperlukan biaya penguburan, seperti biaya sewa rumah duka, biaya sewa ambulans, biaya mengurus surat kematian, membeli sebidang tanah untuk makam atau kremasi. Biaya itu dapat diambil dari uang pertanggungan asuransi.

Beberapa orang mengalami sakit panjang sebelum meninggal. Biaya rumah sakit tentu tidak sedikit. Uang pertanggungan dari klaim asuransi yang dicairkan pun dapat dimanfaatkan untuk membayar biaya-biaya rumah sakit. Tidak hanya itu, dana dari klaim asuransi jiwa ini juga dapat dimanfaatkan untuk membayar biaya pendidikan anak-anak.

Bahkan, bagi orang yang sudah memiliki banyak aset, uang pertanggungan asuransi juga masih bermanfaat. Ketika orang sudah memiliki banyak aset, seperti beberapa rumah, apartemen, saham, dan logam mulia, kadang merasa tidak memerlukan asuransi jiwa.

Padahal, uang pertanggungan asuransi dapat dimanfaatkan untuk membiayai pembagian harta tersebut. Peralihan kepemilikan atau balik nama sebuah aset properti, misalnya dari orangtua kepada anaknya, ada biaya-biaya, seperti biaya notaris dan biaya pajak dan bea, semisal bea perolehan atas hak tanah dan bangunan (BPHTB).

Belum lagi jika ternyata pembagian harga waris tidak mulus dan terjadi perselisihan di antara para ahli warisnya, uang pertanggungan asuransi dapat digunakan untuk membayar biaya pengacara dan pengadilan.

Jadi, uang pertanggungan asuransi jiwa dapat dimanfaatkan untuk banyak keperluan.

Sumber : http://print.kompas.com/baca/2016/02/13/Manfaat-Uang-Pertanggungan-Asuransi-Jiwa

Wanita Lebih Rentan Terkena Penyakit Kritis

kanker-serviks

Kaum wanita cenderung memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan pria. Seringkali kita memberikan prioritas yang lebih rendah terhadap asuransi dibandingkan dengan tabungan atau deposito.

Padahal, ketika kita terkena musibah sakit, khususnya wanita, biaya yang dikeluarkan untuk pengobatan justru jauh lebih mahal dibandingkan dengan biaya asuransi per bulan nya.

Perbandingan Premi Asuransi dengan Biaya Berobat

Asuransi memang terlihat tidak mendesak, tapi ketika kita sudah dihadapkan pada masalah penyakit, Anda harus bersabar melihat isi tabungan yang terus terkuras dalam waktu singkat.

Katakanlah gangguan penyakit dalam, sekali periksa ke rumah sakit, bisa menghabiskan uang hingga Rp1juta rupiah berikut dengan biaya obat. Atau yang lebih berat lagi adalah ketika terserang tipes dan harus dirawat, bayangkan berapa belas juta yang harus dihabiskan untuk pemulihan selama 1 minggu di rumah sakit.

Sedangkan biaya premi asuransi hitung saja Rp500 ribu per bulan namun ketika Anda sakit keuangan tidak perlu terganggu dengan mahalnya biaya rumah sakit.

Survei membuktikan, bahwa perempuan memiliki risiko yang lebih rentan terhadap penyakit dibanding pria. Oleh karena itu, sebagai perempuan, Anda harus memandang asuransi lebih bijak. Sekarang mari kita lihat alasan kenapa wanita wajib memiliki asuransi kesehatan.

1. Wanita Lebih Rentan Penyakit Kritis

Poin ini terbukti dari data yang ada di Indonesia. Setiap hari terdapat 40 wanita Indonesia yang dideteksi terkena penyakit kanker serviks. Bahkan 20 di antaranya harus meninggal dunia.

Selain itu, data selanjutnya mendapati bahwa 1 dari 8 wanita Indonesia berisiko terjangkit kanker payudara.

Penelitian-penelitian itu diantaranya adalah: Kanker payudara semakin banyak yang menyasar ke kaum muda. Selama ini kanker payudara diketahui banyak menyerang wanita berusia 40 tahun ke atas.

Banyak hasil penelitian yang menyatakan bahwa wanita yang belum menikah 28 persen lebih mungkin meninggal akibat penyakit jantung, dibandingkan dengan mereka yang sudah menikah.

2. Tingkat Stres Lebih Tinggi

Khususnya bagi wanita karir yang setiap hari aktif di lingkungan pekerjaan, sudah tidak dapat dipungkiri kalau tingkat stress akan menjadi lebih tinggi. Tingkat stress yang tinggi ini adalah pemicu munculnya berbagai penyakit yang siap mengintai.

3. Melahirkan

Ini adalah hal dasar yang membedakan wanita dan pria. Wanita, ketika melahirkan, maka akan ada beberapa penyakit kronis yang siap mengintai wanita, seperti kanker payudara, kanker serviks, hingga komplikasi setelah proses melahirkan.

Penting bagi Anda untuk mulai mencari tahu perlindungan asuransi untuk persalinan yang bisa didapatkan dari kantor ataupun dari kantor pasangan. Pelajarilah sejauh mana jangkauan perlindungannya.

4. Tidak Perhatian Terhadap Kesehatan

Hal ini seringkali menyerang para wanita karir. Terlalu asik dengan aktivitas pekerjaan menyebabkan para wanita karir tidak terlalu memperhatikan kesehatannya. Akibarnya penyakit mudah sekali timbul, badan rentan terhadap berbagai serangan virus.

Penyakit seperti flu, demam berdarah sampai tipes bisa saja menyerang Anda yang sibuk dengan pekerjaan. Makanan yang dimakan pun tidak diperhatikan dengan baik karena kesibukan yang sudah menguras waktu Anda.

5. Risiko Kanker Serviks

Data Yayasan Kanker Indonesia (YKI) pada tahun 2013 menyebutkan Kanker Serviks merupakan satu dari 44 penyakit kritis yang rentan menyerang perempuan di Indonesia.Untuk wanita muda dan aktif, risiko kanker serviks lebih rentan terjadi, salah satu akibatnya adalah karena sering menggunakan toilet umum.

Penyakit ini kerap menyerang usia produktif 35-55 tahun. Biaya pengobatan kanker serviks ini sendiri bisa mencapai lebih dari Rp400 juta. Untuk itu penting membiasakan pola hidup sehat serta jaga kebersihan diri sendiri akan semakin meningkatkan daya tahan tubuh Anda terhadap serangan penyakit.

Kanker jenis ini disebabkan oleh Human papilloma virus (HPV). Perjalanan dari infeksi HPV hingga menjadi kanker butuh waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 10 hingga 20 tahun. Bahkan stadium awalnya sering kali tanpa gejala. Sehingga banyak wanita muda yang tidak menyadarinya.

Mahalnya Biaya Kesehatan untuk Wanita

Dari kelima alasan di atas bisa kita lihat bahwa wanita lebih rentan terhadap penyakit dan kebutuhan kesehatan untuk wanita pun membutuhkan biaya yang lebih tinggi. Peneliti dari  National Women’s Law Center telah menemukan bahwa perempuan memiliki biaya kesehatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki.

Hal ini karena perempuan lebih sering mengunjungi dokter untuk melakukan pemeriksaan ataupun cek kesehatan. Perempuan lebih peduli dengan kesehatannya sejak masih usia produktif, sedangkan laki-laki biasanya setelah berusia 50 tahun atau setelah terkena suatu penyakit seperti sakit jantung atau diabetes.

Perlindungan Tepat untuk Wanita

Untuk mengobati penyakit-penyakit tersebut butuh dana yang tidak sedikit. Sehingga alangkah baiknya kita semua selalu menjaga kesehatan & mempunyai asuransi penyakit kritis CI100 dari Allianz untuk berjaga jaga.

Untuk itulah Allianz melalui asuransi Tapro yang dilengkapi dengan manfaat perlindungan penyakit kritis untuk membantu para peserta mendapatkan pertolongan secara finansial apabila terjadi musibah. Kita semua tentu tidak ingin mendapatkan musibah, namun resiko sakit dan meninggal bisa datang kapan saja tanpa diundang.

Dengan asuransi Tapro Allianz, kita bisa mendapatkan asuransi jiwa ditambah manfaat-manfaat lainnya seperti rawat inap rumah sakit, penyakit kritis, dll. Jadi bagi wanita yang masih single, belilah asuransi penyakit kritis CI100 untuk melindungi diri anda sendiri untuk berjaga jaga jika suatu saat mungkin anda terkena penyakit kritis.

Dan bagi para suami yang sayang istri, meskipun istri anda adalah seorang wanita karir ataupun seorang ibu rumah tangga, belikanlah asuransi Tapro Allianz dengan manfaat lengkap termasuk perlindungan penyakit kritis CI100 dan perlindungan asuransi jiwa untuk mereka. Wanita yang telah memutuskan untuk menjadi istri anda saat ini adalah partner hidup yang akan menemani anda sampai akhir hayat anda. Sudah sepantasnya anda memperlakukan mereka sebagai bagian yang penting dalam hidup anda.

Jadi, yuk bijak lindungi diri sejak dini dengan perlindungan asuransi yang mencakup semuanya. Lindungi sejak dini dan dapatkan manfaatnya untuk kesehatan Anda.

Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner adalah suatu kondisi dimana pembuluh darah arteri koroner yang menyuplai darah ke otot-otot jantung menjadi terhambat oleh karena penumpukan plak yang terdiri dari lemak, kalsium dan jaringan parut didalam arteri tersebut. Sedangkan otot jantung (miokardium) mendapat oksigen dan nutrisi lain yang dibutuhkan untuk memompa darah melalui arteri koroner.

Ketika plak menumpuk di dalam arteri, kondisi ini disebut aterosklerosis. Penumpukan plak terjadi selama bertahun-tahun, sedikit-sedikit lama-lama benar-benar menghambat.

pjk

Plak dapat mempersempit arteri sehingga jantung tidak mendapatkan cukup darah. Pada taraf tertentu hal ini akan memperlambat aliran darah sehingga timbullah gejala serangan jantung yang ditandai dengan nyeri dada, atau dikenal dengan istilah medis sebagai Angina Pektoris.

Jika plak menghambat aliran darah sepenuhnya, maka dapat menimbulkan serangan jantung hingga otot-otot jantung menjadi rusak (infark miokard) atau gangguan irama jantung yang fatal (serangan jantung mendadak).

Baca lebih lanjut

Mana yang Lebih Baik, Asuransi Atas Nama Anak atau Orang Tua?

002_20150515_banner_mana-yang-lebih-baik-asuransi-atas-nama-anak-atau-orang-tua

Tak jarang beberapa dari kita memilih untuk melindungi anak dengan membelikan polis asuransi atas nama anak. Lantas, apakah menjadikan anak sebagai Tertanggung atau Pemegang Polis adalah pilihan yang tepat?

Secara umum, siapa saja bisa menjadi Tertanggung atau pemegang polis dalam Asuransi termasuk anak kita sendiri. Namun, untuk menentukan apa yang tepat tergantung dari tujuan dan jenis Asuransi yang akan dibeli. Terlebih dahulu yang perlu kita ketahui adalah, tujuan dari kita membelikan Asuransi untuk anak kita. Apakah untuk melindungi anak kita dari risiko terkena penyakit termasuk penyakit kritis, atau bahkan untuk tujuan jangka panjang seperti meninggalkan warisan saat terjadi risiko sakit, cacat bahkan meninggal dunia pada orang tuanya, atau juga untuk keperluan lainnya seperti pendidikan. Dengan mengetahui tujuannya, maka kita dapat menentukan status anak dalam polis asuransi.

Apabila tujuan kita agar anak kita dapat terlindungi dari risiko penyakit, maka yang tepat kita miliki adalah Asuransi kesehatan. Dengan begitu, kita bisa menempatkan anak kita sebagai Tertanggung di dalam polis Asuransi dan orang tua sebagai pemegang polis. Dengan anak sebagai Tertanggung, maka kesehatannya akan ditanggung oleh perusahaan Asuransi, atau lebih mudahnya bahwa seluruh manfaat yang ada di dalam polis akan diterima langsung oleh anak kita.

Sedangkan untuk Asuransi jiwa, Tertanggung sebaiknya adalah seseorang  yang  memiliki nilai ekonomi atau yang sudah memiliki penghasilan sendiri. Oleh sebab itu, menjadikan anak sebagai Tertanggung dapat dikatakan kurang tepat untuk Asuransi jiwa.

Asuransi jiwa dapat digunakan untuk memenuhi tujuan meninggalkan warisan bagi anak apabila terjadi risiko pada orang tua, maka yang tepat adalah kita sebagai orang tua tetap menjadi Pemegang Polis dan / atau Tertanggung, sedangkan anak kita sebagai ahli waris. Dengan ini, maka saat terjadi risiko terhadap kita sebagai Tertanggung, uang pertanggungan (UP) akan dapat diterima oleh anak kita sebagai ahli waris. Maka UP yang diterima anak kita bisa digunakan untuk menjamin kehidupan selanjutnya termasuk jaminan biaya sekolah ketika terjadi sesuatu pada orang tua.

Fungsi utama dari asuransi jiwa adalah melindungi nilai ekonomis seseorang dari risiko yang dapat menghilangkan nilai ekonomis tersebut, baik karena risiko penyakit kritis, cacat total atau bahkan meninggal dunia. Oleh sebab  itu, dengan memiliki asuransi jiwa maupun kesehatan, kita dapat memberikan kesempatan pada orang-orang yang kita cintai agar tetap hidup dengan standar kehidupan yang sama dengan saat kita masih ada.

Premi 2juta / bulan dengan Uang Pertanggungan total 4M

Dengan menyisihkan 2 juta / bulan maka anda akan mendapatkan Warisan dan Proteksi sebesar total 4 Milyar

premi 2jt up 4m

Premi 2jt /bulan, UP Total 4Milyar. (Cth : Laki-laki (30thn), tidak merokok dan bekerja di dalam ruangan)

Keterangan ilustrasi:

  • Warisan sebesar RP. 1 Milyar + Nilai Investasi
  • Proteksi penyakit kritis (100 kondisi penyakit kritis Stadium Awal sampai akhir) sebesar Rp. 1 Milyar s.d usia 99 tahun. (Lihat CI100)
  • Proteksi kecelakaan yang mengakibatkan cacat, akan cair dana sebesar persentase Rp 1 Milyar.
  • Jika mengalami cacat tetap total sebelum usia 65 tahun akibat kecelakaan ataupun sakit, akan cair dana Rp 1 Milyar
  • Jika meninggal karena kecelakaan sebelum usia 65 tahun, akan cair dana sebesar Rp 1 Milyar + UP meninggal Rp 1 Milyar + Nilai investasi.
  • Pembebasan premi sampai usia 65 tahun jika terdiagnosa salah satu dari 49 penyakit kritis.

Ilustrasi PDF lengkap bisa anda dapatkan di LINK berikut.

Untuk informasi lanjut bisa menghubungi saya atau yang ingin mengajukan ilustrasi asuransi bisa isi FORM ini.

Salam Hangat,

Erwin

HP/WA : 08557895677
BBM : 7D3399F1

Email : erwin80@gmail.com

Premi 800Ribu per bulan dapat Uang Pertanggungan senilai 2.5Milyar

Hidup penuh dengan resiko seperti : Sakit kritis, Cacat, Kecelakaan, Meninggal.

Dengan menyisihkan 800rb / bulan selama 15 tahun, anda bisa mendapatkan uang pertanggungan senilai 2.5 Milyar.

800rb up 2.5m

Premi 800rb /bulan, UP Total 2.5Milyar. (Cth : Laki-laki (30thn), tidak merokok dan bekerja di dalam ruangan)

premi 800rb

Keterangan ilustrasi:

  • Jika meninggal sebelum usia 70 tahun, terdapat warisan sebesar Rp 500 juta + UP Meninggal Rp. 500 juta (Total 1 Milyar) ditambah dengan nilai investasi.
  • Jika meninggal setelah usia 70 tahun, terdapat warisan sebesar Rp 500 juta ditambah dengan nilai investasi.
  • Proteksi penyakit kritis sebesar Rp. 500 juta s.d usia 70 tahun. (Lihat CI+)
  • Proteksi kecelakaan yang mengakibatkan cacat, akan cair dana sebesar persentase Rp 500 Juta.
  • Jika mengalami cacat tetap total sebelum usia 65 tahun akibat kecelakaan ataupun sakit, akan cair dana Rp 500 juta.
  • Jika meninggal karena kecelakaan sebelum usia 65 tahun, akan cair dana sebesar Rp 500 Juta + UP meninggal Rp 1 Milyar (UP dan Term Life) + Nilai investasi.
  • Pembebasan premi sampai usia 65 tahun jika terdiagnosa salah satu dari 49 penyakit kritis.

Ilustrasi PDF lengkap bisa anda dapatkan di LINK berikut.

Untuk informasi lanjut bisa menghubungi saya atau yang ingin mengajukan ilustrasi asuransi bisa isi FORM ini.

Salam Hangat,

Erwin

HP/WA : 08557895677
BBM : 7D3399F1

Email : erwin80@gmail.com

Bukti Klaim Nasabah

Berikut beberapa bukti klaim nasabah Allianz :

img_1783

 

klaim-penyakit-kritis-2m

 

klaim-allianz-2

 

klaim2

 

klaim

 

klaim3

 

klaim5

 

Segeralah proteksi diri anda dan keluarga anda sedini mungkin karena kita tidak pernah tahu kapan resiko akan datang menghampiri kita.

Membeli asuransi bukan berarti kita harus “MENINGGAL” tetapi orang yang kita tinggalkan harus tetap HIDUP dan menjalani kehidupan sebagaimana mestinya.

Untuk informasi lanjut bisa menghubungi saya atau yang ingin mengajukan ilustrasi asuransi bisa isi FORM ini.

Salam Hangat,

Erwin

HP/WA : 08557895677
BBM : 7D3399F1

Email : erwin80@gmail.com